Monev Demi Pastikan Efektivitas dan Peningkatan Kinerja
Brebes - Kepala BRMP Jateng, didampingi oleh tim pelaksana kegiatan melaksanakan monev (monitoring dan evaluasi) pada lokasi ICARE (05-06/03/26) Brebes. Dilaksanakan di 4 koperasi yaitu Lumbung Langgeng Pangan, Tumbuh Gelimang Pangan, Sinergi Hasil Tani, dan Manfaat Hasil Tani. Bertujuan untuk meninjau secara langsung perkembangan kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya, sekaligus mengidentifikasi capaian, kendala, serta peluang pengembangan kegiatan ke depan.
Monev dilakukan dengan dialog dan diskusi bersama pengurus koperasi, anggota kelompok tani, serta pihak terkait lainnya. Diskusi difokuskan pada pelaksanaan kegiatan yang meliputi penerapan teknologi pertanian modern, penguatan kelembagaan koperasi, serta pemanfaatan sarana dan prasarana yang telah diberikan melalui program ICARE baik melalui Matching Grant maupun Competitive Grant.
Secara umum pelaksanaan kegiatan menunjukkan perkembangan yang positif. Beberapa teknologi dan inovasi yang diperkenalkan telah mulai diterapkan oleh anggota koperasi dalam kegiatan usaha taninya. Namun demikian, masih terdapat beberapa hal yang perlu ditingkatkan, seperti optimalisasi pemanfaatan alat dan mesin pertanian, penguatan manajemen usaha koperasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian penting dalam memastikan keberlanjutan program serta sebagai bahan perbaikan dalam pelaksanaan kegiatan pada tahun berikutnya.
Selain itu, untuk memperkuat sinergi pelaksanaan program ICARE, Kepala BRMP Jateng melakukan kegiatan koordinasi dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Brebes sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung percepatan penerapan modernisasi pertanian.
Dalam pertemuan tersebut, diskusi terkait progres kegiatan ICARE yang telah berjalan, rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, serta strategi dalam mengoptimalkan pendampingan kepada kelompok tani dan koperasi.Turut dibahas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, termasuk penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan sarana dan prasarana pertanian modern, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung keberhasilan program.
Koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi langkah penting dalam memastikan implementasi program ICARE dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran. Dukungan dari pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan kegiatan di tingkat lapangan.
Melalui kegiatan koordinasi ini diharapkan pelaksanaan program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) di Kabupaten Brebes dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi petani, khususnya dalam mendorong peningkatan produktivitas dan penerapan modernisasi pertanian secara berkelanjutan